Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu, 19 Oktober 2011
Teknik Geologi UGM Jadi Pusat Unggulan Pengurangan Risiko Longsor
07.14
No comments
Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima penghargaan sebagai pusat unggulan dunia dalam hal pengurangan risiko bencana longsor berbasis masyarakat. Penghargaan sebagai World Center of Excellence for Community-based Landslied Disaster Risk Reduction diberikan oleh International Program on Landslide and United Nation International Strategy for disaster Risk Reduction.Penganugerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan konferensi bencana longsor yang dihadiri 80 negara di dunia, 3 Oktober 2011 di Kantor Pusat FAO, Roma.
Kepala Jurusan Jurusan Teknik Geologi UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., menyampaikan Jurusan Teknik Geologi UGM berhasil bersaing dengan 42 penelitian tentang bencana tanah longsor yang berasal dari 30 negara di dunia.Dalam kesempatan tersebut dipilih tiga terbaik yaitu UGM, United State Geological Survey (USGS) yang bekerja sama dengan Canadian Geological State dan adalah Norwegian Geotechnical Institute.
"Waktu itu terdapat 44 penelitian longsor dari 30 negara di dunia. Setelah dievaluasi akhirnya dua penelitian kita tentang deteksi dini bahaya longsor dan KKN-PPM Mitigasi Bencana Longsor yang terpilih sebagai world center of excellent for community based landslide disaster risk reduction. Penelitian kami dinilai unggul karena dianggap visioner dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam deteksi dan mitigasi longsor," jelasnya, Kamis (13/10/2011) di UGM.
Dwikorita menuturkan secara rutin setiap tahunnya jurusan melaporkan kegiatan penelitian mengenai pengurangan resiko bencana longsor di Indonesia. Hasil penelitian dilaporkan ke konsorsium penanganan lonsor dunia. "Mulai tahun 2009 lalu kami secara rutin mengirimkan laporan riset tentang pengurangan resiko bencana longsor di Indonesia ke International Consortium on Landslide," papar Guru Besar Geologi UGM ini.TRIBUNJOGJA.COM
Selasa, 16 Agustus 2011
Selasa, 09 Agustus 2011
Brrrr...suhu Jogja malam hari capai 16 derajat
19.19
No comments
JOGJA—Wilayah Jogja saat ini tengah mengalami masa puncak kemarau. Hal itu menyebabkan suhu malam hari turun hingga 16 derajat celsius dan panas hingga 32 derajat celcius di siang hari.BMKG Jogja memprediksi, rendahnya suhu saat malam hari akan terjadi hingga akhir Agustus. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jogja Toni Wijaya menjelaskan, penurunan suhu udara itu terjadi karena saat ini Jogja tengah mengalami puncak musim kemarau.
Dijelaskannya, akibat musim kemarau ini langit cenderung cerah di siang hari. Penyebabnya, jelas Toni, awan hasil dari penguapan air di bumi langsung terpantul ke matahari dan menyebabkan panas di siang hari. Sebaliknya, akibat awan tidak banyak terkumpul maka bumi tidak memiliki penutup sehingga menyebabkan suhu turun dan dirasa dingin pada malam hari.
“Agustus ini kita mengalami puncak kemarau sehingga hasil penguapan banyak dipantulkan ke udara, sehingga sinar matahari langsung dan menyebabkan panas, sebaliknya pada malam hari akan terasa sangat dingin,” katanya hari ini, (9/9).
Dari pemantauannya sepanjang Agustus ini, suhu udara saat siang maksimal mencapai 32 derajat celcius. Sementara suhu terendah terpadi pada Jumat (5/8) kemarin dengan suhu mencapai 16 derajat celcius. “Suhu dingin di malam hari dan panas di siang hari kami prediksikan masih akan terus terjadi sampai akhir Agustus,” kata.(Harian Jogja/Rina Wijayanti)
Minggu, 07 Agustus 2011
Wasiat Dahsyat Penolak Kefakiran
21.27
No comments
Islam itu sangat solutif, berbahagialah bila engkau seorang muslim, apalagi seorang muslim itu adalah enterpreuner (red. Pengusaha), kalaulah dia yakin akan jalannya, untuk berjihad di dunia melalui bisnis, tentulah dia memiliki dua ujung mata pedang dalam langkah perjuangannya, yaitu pertama : Ikhtiar yang sungguh sungguh dalam menjemput rezeki, dan kedua : Kekuatan amalan ibadah dan doa.Kedua mata pedang tersebut saling menguatkan, kedua mata pedang tersebut menambah kekuatan keyakinan hamba atas kekuasaan Yang Maha Kuasa. Logika bisnis dan usaha kadang-kala menjadi terbalik, bahkan hasil yang di raih pun seringkali ilmu matematika ataupun indikator ekonomi tak mampu menjangkau.
“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 35:2)
“Katakanlah: Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang di kehendaki Nya di antara hamba-hambaNYA dan menyempitkan bagi (siapa yang di kehendakiNya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi Rezeki yang sebaik baiknya” (QS 34:39)
Pada saat krisis tiba, niscaya mereka para pribadi muslim haruslah merasa yakin dan tetap tenang. Mereka tidak gundah atas berita yang beredar di media masa, mereka tidak turut serta menggaungkan senandung yang sama dengan kaum yang lain , mereka punya sikap yang unik dan berbeda dengan kaum yang lain, alasannya karena mereka punya keyakinan yaitu mereka memiliki ALLAH, PEMILIK SEGALA KEPUTUSAN, PEMBERI REZEKI.
Seringkali ummat islam terlupakan adanya kekuatan ujung mata pedang yang kedua ini yaitu kekuatan amalan ibadah dan doa , sebahagian ummat islam sekarang cenderung mengikuti pola manajemen barat yang serba ‘sebab akibat’ secara rasional, yang tentunya paham barat tersebut telah nyata melupakan faktor Tuhan sebagai Penentu. Walaupun sebagian mereka berhasil dalam usahanya, maka hasil kerja yang di dapat paling tidak hanya memperbanyak digit nilai materi saja, dan hampa dalam nilai keimanan serta berpeluang hilang keberkahannya, ketahuilah bila niat dan hasilnya dasarnya sudah menyimpang , hasil itu semua kelak akan nihil di hadapan Allah.
Rugi sekali bagi seorang muslim, apalagi kalangan pengusaha muslim khususnya, bila meninggalkan kekuatan yang satu ini, mereka punya Allah, mereka punya peluang doanya terkabul, mereka memiliki kesempatan yang lebih baik di banding orang kafir, kenapa kita harus tunduk kepada yang lainnya, bahkan melemahkan diri?
Banyak sekali hadist Nabi maupun kisah sahabatnya yang memberikan gambaran bagaimana seorang muslim berdoa, kesemuanya merupakan karuniaNYA agar ummat islam khususnya para pengusahanya agar memiliki pegangan dan panduan dalam melangkah di kehidupan dunia ini, menjadi pengelana yang tak akan tersesat di antara ujian kehidupan berupa kelapangan maupun kesempitan.
…………
Adalah Abdullah bin Mas’ud , salah seorang sahabat dekat Rasul SAW. Di masa Khalifah Usman bin Affan, dia menderita sakit dan terbaring di atas tempat tidurnya, Khalifah usman menjenguknya dan menyaksikan Abdullah bin Mas’ud dalam keadaan sedih.
Usman : “Apa yang membuatmu sedih?”
Abdullah : “Dosa dosaku”
Usman : “Apa yang engkau inginkan dariku, aku akan penuhi?”
Abdullah : “Saya merindukan rahmat Allah”
Usman : “Jika engkau setuju, aku akan memanggilkan tabib”
Abdullah : “Tabib hanya membuatku sakit”
Usman : “Jika engkau tak keberatan, aku akan perintahkan bendaharaku untuk memberimu harta dari baitul mal”
Abdullah : “Ketika aku amat membutuhkannya, engkau tak memberiku sesuatu, dan sekarang tatkala aku sama sekali tak membutuhkannya, engkau hendak memberikan sesuatu!”
Usman : “Pemberian itu juga hadiah untuk putri putrimu”
Abdullah : “Mereka juga tak membutuhkan sesuatu, karena aku telah berwasiat kepada mereka untuk membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan tertimpa kefakiran”
Nah, saudara muslimku, informasi ini sudah sampai kepada anda semua, jangan di sia-siakan , mari kita lakukan amalan ini, Insha Allah, kita mampu untuk tetap tegar dalam menghadapi ujian kehidupan ini dan niscaya Insha Allah, kefakiran pun tak akan hadir di hadapan kita semua. Dan berilah wasiat yang sama kepada orang orang yang anda cintai, agar mereka bisa seberuntung seperti yang di sabdakan Rasul SAW di atas. Amin.
www.eramuslim.com
Kera Gunung Kidul Incar Perempuan
20.35
No comments
GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com — Keberadaan kawanan kera ekor panjang yang berada di wilayah Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, makin meresahkan warga.Mungkin hewan primata ini terlepas dari kawanannya dan saat ini memasuki musim kawin.
-- Neo Emirensiana --
Kepala Dusun Duwet Tugimin mengatakan, kera-kera itu berani memasuki rumah warga dan bersembunyi di antara genteng rumah penduduk.
"Selain mengambil hasil panen yang disimpan di dalam rumah, mereka juga mengintip warga yang tengah mandi di telaga atau sumber mata air. Saya menduga kera-kera tersebut berjenis kelamin jantan karena yang diincar adalah warga perempuan," katanya, Kamis (4/8/2011).
Sementara warga lain, Sawikem (60), mengatakan, kera tersebut tidak takut dengan perempuan. Pernah ia mengusir kera yang masuk ke dalam rumahnya dengan sabit, tetapi kera tersebut tidak takut.
"Kalau diusir oleh laki-laki, baru dia baru takut, Mas. Warga perempuan di sini sangat takut dengan perilaku aneh kera-kera jantan tersebut," katanya.
Kepala Seksi Perlindungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gunung Kidul Neo Emirensiana mengatakan, ia telah mendapatkan laporan dari warga bahwa kera yang diperkirakan berjenis kelamin jantan tersebut sering kali mengintip perempuan dari atas genteng dan pohon.
"Mungkin hewan primata ini terlepas dari kawanannya dan saat ini memasuki musim kawin," kata Neo.
Dari data yang ada, serangan kera ekor panjang sudah mencakup tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Tepus, Panggang, Paliyan, Semin, Purwosari, Girisubo, dan Ponjong. Namun, belum ada upaya konkret guna menanggulangi serangan kera ekor panjang ini.
Salak pondoh DIY akan jadi hidangan di Istana Merdeka
19.49
No comments
JOGJA—Salak pondoh dari Sleman akan dijadikan hidangan ringan bagi para tamu peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2011 di Istana Merdeka Jakarta.Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Pemasaran Hasil dan Pembiayaan Dinas Pertanian DIY, Nana Hartanto, belum lama ini. Ditemui di kantor Dinas Pertanian DIY ia mengatakan, Departemen Pertanian di Jakarta mengirimkan surat yang berisi permintaan sekitar dua kuintal salak pondoh dari Sleman untuk dikirimkan ke Jakarta pada 11 Agustus.
Salak tersebut nantinya akan dihidangkan kepada para tamu yang datang ke Istana Merdeka dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. "Permintaan ini biasa dilakukan di semua daerah di Indonesia," ujarnya.
Meskipun demikian, ia menilai permintaan salak pondoh tersebut merupakan bentuk pengakuan hasil pertanian tersebut di pentas nasional, bahkan internasional.(Harian Jogja/MG Noviarizal Fernandez)
Kamis, 04 Agustus 2011
Sunardi Minta Pedagang Mengungsi
16.25
No comments
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL- Koordinator SAR Pantai Baron, Sunardi, mengimbau warga yang beraktifitas di dekat Pantai Baron untuk menyelamatkan barang-barangnya akibat tingginya terjangan ombak di pantai tersebut.Menurut keterangan Koordinator SAR Pantai Baron, Sunardi, saat dihubungi Tribun Jogja, peningkatan tinggi gelombang tersebut sudah terjadi sejak Selasa (2/8) malam. Bahkan, untuk mengantisipasi abrasi ini, para nelayan terpaksa harus menyeret perahu yang berada di dekat bibir pantai. Selain itu, kedalaman abrasi kali ini mencapai 1 meter. Pedagang pun harus melakukan evakuasi terhadap barang-barang di lapak mereka.
"Kami langsung melakukan antisipasi dengan mengimbau para pedagang dan nelayan untuk menyelamatkan barang-barang mereka dan membawa ke tempat yang lebih aman," katanya.
Gelombang tinggi hingga mencapai 5 meter terjadi di Pantai Baron, Desa Ngepung, Kemadang, Tanjungsari, Rabu (3/8). Akibat tingginya gelombang tersebut, garis pantai semakin menjorok ke daratan sejauh 200 meter. Selain itu, 12 lapak pedagang hancur dan sekitar 64 perahu nelayan nyaris karam.
Sunardi juga menambahakan bahwa abrasi tahun ini, merupakan abrasi dengan tingkat yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3 meter. Ia menambahkan, dari 20 lapak di sebelah timur pantai, hanya menyisakan tiga lapak saja. Sisanya hancur diterjang ombak.
"Hancurnya lapak tersebut secara bergiliran dan puncaknya abrasi Selasa malam," lanjutnya.
Salah satu pedagang yang lapaknya hancur, Ngadimin (40), terpaksa mengemasi barang-barang yang masih tersisa dan mengamankannya. Penjual ikan bakar dan makanan hasil laut ini mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. "Terpaksa saya dan beberapa teman-teman yang lain, harus mengemasi lapak yang sudah hancur, " lanjutnya. (ais)
Pusat Jajanan Buka Puasa di Jogja
Buat warga Jogja tentu sudah tidak asing lagi dengan tempat-tempat Jajanan Buka Puasa di Jogja yang bisa di kunjungi.Berikut beberapa tempat yang bisa menjadi alternatif berbuka puasa di Jogja:
1. Pasar Tiban di Kampung Kauman
Tempat yang satu ini mungkin sudah dikenal masyarakat luas sebagai pusat jajanan buka puasa ramadhan, karena merupakan pionir munculnya beberapa tempat jajanan buka puasa yang laen. Terletak di gang sempit Kauman yang konon dimulai sekitar tahun 1973. Setiap Ramadan, kawasan Kauman berubah menjadi Pasar Tiban yang berjualan makanan khas berbuka puasa. Yang unik dari pasar ini, karena memperdagangkan jajanan khas Keraton Yogyakarta. Di antaranya kicak, jadah manten, serabi kocor, sarang gesing, semar mendem, dan bubur saren. Tak heran, jika jenis makanan ini susah ditemui dengan mudah di pasaran umum pada hari biasa.
Pasar Tiban Kauman sebenarnya berawal dari profesi sebagian besar warga setempat yang umumnya menjadi juru masak di keraton. Saat itu, atas seizin keraton para juru masak membuat jajanan berbuka puasa secara berlebih agar bisa dibagi-bagikan pada warga sekitar. Dengan begitu, warga pun bisa menikmati jenis makanan yang dipercaya mengandung berkah itu.
2. Jalur Gaza
Jalur Gaza (Jajanan Lauk Sayur Gubug Ashar Zerba Ada) terletak di Sorogenen Nitikan Umbulharjo. Kampung Nitikan ini disulap masyarakat menjadi Jalur Gaza selama 30 hari penuh selama bulan Ramadhan.
Jalur Gaza yang diselenggarakan tepatnya dikawasana Masjid Muthohhirin
ini, kita bisa menemukan penjaja makanan dadakan yang memenuhi tepi
jalan menawarkan berbagai macam menu pembuka puasa. Pasar Sore
Ramadhan ini buka mulai pukul 15.00 – 17.45 WIB. Banyaknya pengunjung
di kawasan ini pun akhirnya tak luput dari kemacetan.
3. Pasar Tiban Jogokaryan
Pasar tiban ini terletak di Jalan Jogokaryan utara masjid Jogokaryan. Pasar tiban ini mulai ramai dan menjadi alternatif selain pasar tiban Kauman. Karena letaknya dekat dengan beberapa pondok dan tempat belajar, maka yang paling banyak menuerbu adalah para santri dan para pelajar yang mondok di sekitar Krapyak, walaupun di sekitar pondok sendiri biasanya sudah banyak penjual jajanan buka puasa.
http://www.globalfmjogja.com/GLOBAL-SELEB/menyusuri-jalur-gaza-yogyakarta
http://mas-tony.com/2011/07/pusat-jajanan-buka-puasa-di-jogja.html












